Cara Membina Keluarga Bahagia

Membina keluarga bahagia adalah cita-cita semua orang. Keluarga bahagia adalah tempat kita menyandarkan segala penat, segala beban kehidupan dan tanggungjawab profesi kita. Keluarga bahagia adalah asal mula kita untuk bekerja dengan segenap kemampuan untuk menghasilkan karya terbaik kita.

Unsur pokok kebahagiaan keluarga adalah hubungan yang harmonis antara suami dan istri, tanpa hal itu, mustahil keluarga bahagia akan terwujud.  Hubungan suami istri meliputi banyak aspek, yaitu hubungan fisiologis, hubungan emosional, hubungan psikologis dan hubungan hak tanggungjawab. Setiap aspek itu memerlukan perhatian tersendiri.  Setiap pasangan harus menemukan pola hubungan dalam setiap aspek tersebut dengan sebaik-baiknya.
Untuk itu  diperlukan sikap untuk saling memahami dan menghormati serta saling mengerti.  Kebanyakan pasangan yang merasa tidak bahagia mengalami hambatan dalam menemukan pola hubungan yang pas dalam satu atau bahkan semua aspek tersebut. Keterbukaan dan kejujuran merupakan fondasi awal untuk membangun pola hubungan yang baik.

Dalam aspek hubungan fisiologis, setiap pasangan juga dituntut untuk bisa memberikan yang terbaik kepada pasangannya. Keterbukaan, kerjasama, saling mengerti dan menerima adalah penting untuk mewujudkan kebahagiaan hubungan fisiologis atau yang lebih mudah dikatakan sebagai hubungan seksual. Yang tidak kalah penting adalah kondisi fisik yang harus selalu sehat untuk melakukan hubungan demi kebahagiaan keluarga.  Kesehatan fisik tersebut berupa kesehatan tubuh secara umum dan kesehatan alat reproduksi sebagai media hubungan antara dua tubuh manusia tersebut.

Ada kiat-kiat tertentu dalam membina keluarga menuju keluarga bahagia :

* Jujurlah satu sama lain.
* Dengarkan keluhan pasangan Anda dan anggap serius perasaannya
* Bila ada ganjalan sebaiknya didiskusikan sehingga tidak menimbulkan kebencian.
* Tunjukkan pada pasangan bahwa Anda mencintainya dan katakanlah “I love You” minimal sekali sehari.
* Ciptakanlah waktu berdua saja tanpa diganggu oleh anak-anak. Jadualkan kegiatan berdua minimal setahun sekali.
* Janganlah mengungkit-ungkit masa lalu dan belajarlah dari kesalahan.
* Percayalah pada pasangan . Bila Anda ragu atau curiga ungkapkanlah hal tersebut padanya.
* Pada saat pasangan Anda berbicara, pandanglah wajahnya sehingga ia tahu kalau Anda memperhatikan ucapannya.
* Saat bertengkar jagalah perkataan Anda ( jangan sampai mengatakan sesuatu yang akan disesali nantinya) dan berusahalah tetap tenang dan tidak terbawa emosi, berusahalah tetap duduk.
* Jagalah rahasia hubungan Anda berdua.

Demikianlah mudah-mudahan kita bisa membina keluarga bahagia baik di dunia maupun di akhirat kelak, amin.

Dalam kategori: Tips Keluarga

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.