Hukum Nikah Dalam Bimbingan Keluarga Sakinah

Banyak orang yang menyepelehkan pernikahan, pernikahan dibentuk dengan adanya dasar ketulusan mencintai pasangannya..
bukan hanya cinta tetapi mampu mempertahankan hubungan.

Bimbingan Keluarga Sakinah dalam Kitab Qurrotul ‘Uyun dimulai dengan pembahasan tentang Pasal Nikah dan Hukumnya. Pada pasal ini dijelaskan tentang:

-bagaimana hukum menikah mulai dari wajib sampai dengan haram
-rukun nikah
-anjuran untuk menikah
-wanita yang dianjurkan untuk dinikahi
-keutamaan membina rumah tangga

Mari kita mulai dengan hukum nikah. Nikah hukumnya dari wajib sampai dengan haram tergantung kondisi orang yang dikenakan. Bagi orang dengan keadaan tertentu bisa menjadi haram meski bagi orang dengan keadaan lainnya malahan wajib. Apa kriterianya?

- Hukum nikah adalah wajib apabila orang yang akan menikah itu telah mampu, sedang jika dirinya tidak segera menikah dikhawatirkan akan berbuat zina.
- Hukum nikah adalah sunnah jika seseorang menginginkan sekali punya anak tetapi dirinya mampu mengendalikan diri dari berbuat zina. Sudah berkeinginan menikah atau belum, pun meski jika menikah nanti ibadah sunnah yang biasa dikerjakannya menjadi terlantar.
- Hukum nikah menjadi makruh manakala seseorang sudah ingin menikah namun belum berkeinginan memiliki anak atau belum ingin menikah sedangkan dia mampu menahan diri dari zina. Dikhawatirkan jika ia menikah ibadah sunnah yang selama ini dijalani akan terlantar.
- Hukum menikah adalah mubah ketika seseorang yang akan menikah mampu menahan diri dari perbuatan zina, belum mempunyai keinginan memiliki anak dan dikhawatirkan jika menikah akan mengganggu ibadah sunnahnya.
- Hukum menikah akan menjadi haram tatkala seseorang yang jika menikah malahan menimbulkan kerugian pada sang istri disebabkan oleh ketidakmampuannya memenuhi nafkah lahir dan batin, atau mencari nafkah dengan cara batil yang diharamkan Allah meskipun dia ingin menikah dan tidak mampu menahan diri dari perbuatan zina.

Hukum menikah tersebut di atas berlaku pula untuk kaum hawa. Ditambahkan lagi oleh Ibnu Arafah, bahwa hukum menikah adalah wajib bagi wanita apabila tidak mampu mencari nafkah sendiri jika satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah dengan menikah. Apa hukum menikah untuk Rekan Keluarga Sakinah? Anda lebih paham tentang kondisi diri sendiri.

(Sumber:www.ahmadnurshoim.blogspot.com)

Dalam kategori: Tips Keluarga

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.